Translate

Tampilkan postingan dengan label Bread. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bread. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Agustus 2017

Roti sobek


Biasanya bikin roti pake water roux method..dijamin roti tahan empuk sampe 3 hari. Tapi kok ya mikir bikin water roux nya bikin males duluan. Akhirnya kembali ke resep yang simpel, resepku sendiri...Gak pake ribet...bisa dikukus,digoreng atau dipanggang. Resep ini karangan sendiri dan basic banget sbenernya, tapi gak kalah empuk lo sama yang water roux.... asal....nguleninya sampe kalis elastis. Adonannya tu dah berasa lembut dan melar atau memanjang. Terigunya pake yang segitiga gak masyalaah..barusan ku bikin pake yang segitiga pun jadi dan empuk.

Edisi males bentuk-bentuk roti, trutama kalo ada si Mahrez yang ngrecokin. Jadinya dbikin roti sobek aja😁

Roti sobek
Bahan:
300 gr terigu segitiga/cakra
2 sdt ragi (peres ya..jgn munjung nti bau ragi)
4 sdm gula (2 sdm unt roti asin)
1 sdm susu bubuk
1 butir telur
3 sdm margarin
1/4 sdt garam
Air biasa secukupnya...

Isian: keju cheddar parut dan meises secukupnya.

Cara buat
1. Masukkan di satu wadah terigu,ragi, susu bubuk dan gula, aduk rata.
2. Masukkan telur, tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. (Adonan tidak terlalu keras atau lembek ya).
3. Masukkan margarin dan garam, lalu uleni dan banting-banting roti hingga kalis elastis(adonan lembut memanjang).
4. Taruh diwadah dan tutup dengan kain. Tunggu hingga mengembang 2x lipat kurleb 45- 1 jam.
5. Tinju adonan hingga udara  kluar lalu uleni hingga lembut kembali.
6. Bagi-bagi adonan, lalu isi keju ato meises, bulatkan, masukkan ke loyang yang sudah disemir margarin.
7. Tutup kembali skitar 45 menit hingga mengembang.
8. Semir permukaan roti dengan kuning telur lalu parut keju diatasnya.
9. Panggang dengan panas tinggi hingga matang.



Rabu, 14 Januari 2015

Mini Tuna Pizza (Water roux method)



Ini dia resep roti andalanku untuk bikin roti manis ataupun gurih. Hasil rotinya yang paling memuaskan menurutku. Tentu saja itu karena penggunaan pasta terigu pada adonan roti kita atau disebut water roux atau juga tangzhong yang akan menahan cairan pada adonan kita, sehingga roti yang dihasilkan dari penggunaan metode ini lembut dan empuk lebih lama daripada adonan yang tidak menggunakannya.


Memang sih jadinya agak ribet karena kita harus mempersiapkan water roux-nya dulu. Pembuatannyapun agak tricky. Sebelum kita panaskan diatas kompor, kita pastikan antara air dan tepung terigu tercampur rata dan bebas gumpalan, lalu kita hidupkan kompor dengan api yang kecil sekali sambil terus kita aduk-aduk dengan whisk atau spatula kayu, bila panas adonan mencapai 65'C adonan akan mengental dengan sendirinya, saat itulah kita matikan api lalu dinginkan water roux-nya.Jangan tunggu lebih lama karena kalau adonannya sampai mendidih, ya gak bisa dipakai deh.

Biasanya sih dengan satu resep, aku bisa bikin berbagai macam roti dengan berbagai rasa dan bentuk. Kemarin aku buat roti sobek isi keju, coklat dan sosis. Sisanya aku buat plain aja buat hotdog bun, sama pizza tuna mini ini terinspirasi dari postingan mbak Hesti. Gak nyangka pizza tuna-nya enak banget lo, suamiku aja semalam abis berapa biji (lupa bilang kalo mu difoto-foto untuk blog), untung aja ada sisa dua biji yang bisa aku foto-foto hari ini hihihi.....Lain kali aku pasti bikin lagi soalnya ennnaaaakkkk....

Bikin 1/3 ato1/4 resep aja kalo mau buat mini pizza tuna semua, dapetnya sudah cukup banyak tergantung besar kecilnya pizza-nya.

Mini Tuna Pizza
source: Hesti's Kitchen

Water roux:
50 gr terigu cakra kembar (protein tinggi)
250 ml air
campur terigu dan air di panci kecil sampai rata panaskan diatas kompor dg api kecil sambil trs diaduk hingga agak mengental menjadi pasta, lgsung matikan api, dinginkan.

Bahan-bahan:                                                     
400 gr terigu cakra kembar                                    
200 gr terigu segitiga (protein sedang)                     
100 gr gula
2 sdm susu bubuk full cream                                  
1 telur utuh                                                            
1 kuning telur                                                        
10 gr ragi instan                                                     
200 gr water roux  (kalo aku, aku semuain water roux-nya, gak kutimbang lg)                                              
175-200 ml air hangat kuku
75 gr margarin                                                         
1 sdt garam

Topping:
saos tomat, tuna dari tuna kalengan, irisan cabe merah, irisan daun bawang, mayonaise, keju parut

Cara Pembuatan
  • campur terigu cakra, terigu segitiga, gula, susu bubuk, ragi instan, aduk rata
  • masukkan water roux, telur utuh dan kuning telur.
  • aduk rata sambil di tuang air sedikit demi sedikit sampai di rasa adonannya sudah kalis, hentikan pemberian air.
  • masukkan garam dan margarin, aduk rata hingga kalis elastis ( pindahkan adonan ke meja dan dibanting-banting berkali-kali sampai adonannya terasa halus dan seratnya melar ato memanjang, lalu pada saat dicoba di rentangkan adonannya tidak robek dan bisa sampai transparan, inilah yang dinamakan kalis elastis)
  • diamkan adonan di dalam wadah yang di tutup permukaannya dengan cling wrap ato serbet bersih, selama 45-60 menit, sampai mengembang 2 kali lipat.
  • uleni lagi adonan sebentar saja untuk mengeluarkan udara dan agar permukaannya mulus kembali.
  • Bentuk adonan sesuai keinginan, khusus untuk pizza tuna: bagi adonan beberapa bagian, lalu bulatkan setelah itu pipihkan, taruh diatas loyang yg sudah dioles tipis margarin.
  • Diamkan kembali sekitar 45 menit.
  • Oles saus tomat diatas adonan mini pizza, lalu beri tuna, irisan cabe merah, irisan daun bawang, semprot mayonaise diatasnya, lalu taburkan keju parut.
  • Panggang selama 15 menit dengan suhu 190 derajat celcius (tergantung besar kecilnya adonan roti yang dipanggang), sampai matang.

Sabtu, 20 Desember 2014

Roti Tawar (Loaf Bread)


Aku kalau bikin roti tawar pasti pakai resep ini, resepnya simpel dan hasilnyapun oke. Aku dapetin resep ini dari blog mbak Ricke. Kalau mau warna roti tawarnya putih gak kekuning-kuningan kayak punyaku di gambar, lemaknya jangan pakai margarin atau mentega biasa, tapi pakai mentega putih/shortening.


Yuk bikin roti tawar sendiri, ini dia resepnya:

Roti Tawar
source: Blog mbak Ricke

Bahan-bahan
200 gr terigu protein tinggi (cakra kembar)
50 gr terigu protein sedang (segitiga biru)
3 gr (3/4 sdt) ragi instan
20 gr gula pasir
10 gr susu bubuk
1 butir telur (dikocok lepas)
125 ml susu cair dingin/ air dingin
25 gr margarin /mentega putih
3 gr (1/4 sdt) garam

Olesan
kuning telur/ susu cair secukupnya

Cara Pembuatan
1. Campur diwadah, terigu prot tinggi dan rendah, ragi, susu bubuk, gula, aduk rata.
2. Masukkan telur, lalu masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diuleni, kalau adonan sudah kalis stop pemberian susu cair.
3. Masukkan garam dan margarin, uleni hingga adonan lembut, dan elastis(saat adonan roti direntangkan tidak robek).
4. Bulatkan lalu taruh diwadah dan ditutup serbet bersih hingga mengembang 2 kali lipat sekitar 45 -60 menit.
5. keluarkan dari wadah lalu tinju-tinju adonan hingga semua udara didalam adonan keluar, kemudian uleni kembali sebentar saja hingga adonan mulus kembali.
6. Bagi empat adonan, bentuk bulat dengan rapi, masukkan berjajar ke dalam loyang 22x10x10 cm yang sudah dioles margarin.
7. Tutup kembali dengan serbet bersih hingga mengembang sekitar 45-60 menit.
8. Oles permukaan adonan roti dengan susu cair atau kuning telur.
9. Masukkan kedalam oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu, panggang dengan suhu 200'C selama 20-25 menit hingga matang dan kecoklatan.



Selasa, 04 Maret 2014

Bakpao isi Ayam pedas

Terakhir bikin  bakpao labu kuning kemarin, isinya cuma coklat dan keju. Pingin banget pake isian ayam atau daging. Tambah panas aku waktu ngliat bakpao isi ayam buatan adikku di fb hehehe...jadi pingin cepet-cepet bikin.  Tapi tetep ritual sebelumnya adalah cari resep yang ok.

Pas banget waktu mampir ke blog-nya mbak Endang, wuihhh... foto bakpao-nya menggiurkan banget dengan isian ayamnya bikin aku ngecesss, hmm.. ini dia bakpau yang kucari, pikirku. Tanpa ba bi bu lagi langsung deh siapkan bahan-bahan dan dieksekusi tadi siang saat anak-anak tidur siang.


Duuuhh senengnya....emang gak salah pilih resep deh,  bakpaonya empuk dan lembut, teksturnya mirip seperti roti, karena aku menggunakan tepung terigu protein tinggi sebagai pengganti tepung pau yang memang aku gak punya sesuai saran dari mbak Endang di salah satu comment-nya, dan isian ayamnya tuh juara banget.


Aku sisihkan beberapa pao untuk anak-anak yang isiannya tetep coklat dan keju, soalnya mereka emang suka, lagian isian ayamnya pedes gitu lo, pasti mereka gak akan kuat hihihi.....

Yuk Dilihat resepnya....

Bakpao Isi Ayam Pedas
Resep diadaptasikan dari blog No-Frills Recipes - Steamed Bun - Pau via Just try and taste
Untuk 10 buah bakpao ukuran besar 

Bahan dan bumbu isi
- 250 gr daging ayam potong memanjang tipis(aku kotak)
- 1 buah bawang bombay, bagi dua, potong tipis
- 1 sdt minyak wijen (gak pake)
- 1 sdt saus tiram
- 1 sdm kecap asin (gak pake)
- 1 sdm kecap manis
- 5 sdm saus sambal botolan
- 4 sdm saus tomat botolan
- 1 sdm cabai rawit yang dihaluskan
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt kaldu bubuk (gak pake)
- 1/2sdt gula pasir
- 1 sdm minyak untuk menumis

Bahan Bakpao
Bahan Starter/ biang (A)
100 ml air hangat kuku, jangan kepanasan nti raginya mati.
2 1/2 sdt ragi instan
130 gr tepung hongkong/ tepung pau (aku cakra kembar)
(Campur air dan ragi, aduk rata hingga larut. Tambahkan tepung, uleni sebentar, bulatkan, simpan diwadah dan ditutup selama 15 menit.)----adonan agak lengket.

Bahan adonan bakpao
370 gr tepung hongkong/pao (aku cakra kembar)
125 gr gula pasir (yang butirannya kecil ya)
2 1/4 Baking powder
5 sdt mentega putih, bisa pakai margarin, tapi bakpao akan sedikit kekuningan.
1/4 sdt garam
100-115 ml air
Kertas roti, dipotong kotak secukupnya untuk alas bakpao.

Cara Pembuatan:
Untuk isian Ayam
1. Siapkan wajan, panaskan minyak. Masukkan potongan daging ayam, minyak wijen, saus tiram, kecap manis, kecap asin, aduk rata. 
2. Masak hingga daging ayam berwarna pucat dan empuk. Masukkan bawang bombay, merica, kaldu bubuk, aduk rata. Masak hingga bawang layu. 
3. Tambahkan saus tomat dan saus sambal, aduk rata dan masak hingga semua bahan matang dan ayam agak sedikit mengering. Cicipi rasanya, jika kurang asin tambahkan sedikit garam. Angkat dan dinginkan. 

Untuk Bakpao 
1. Siapkan mangkuk besar, masukkan tepung pau yang telah diayak bersama baking powder, tambahkan gula pasir dan garam. Aduk rata. 
2. Masukkan adonan A (starter/biang saat ini terlihat mengembang dan ketika di buka adonan terlihat berongga-rongga).
3.  Tambahkan mentega putih dan air. Aduk dan uleni hingga semua bahan tercampur baik. Tambahkan air sedikit jika adonan terasa terlalu kering dan tercerai berai.
4. Uleni adonan hingga kalis dan elastis, lalu bulatkan dan taruh ditempat yang sudah dioles tipis minyak, tutup dengan kain lap bersih selama 1-1 1/2 jam.
5. Kempiskan adonan, uleni sebentar, lalu bagi sesuai selera.
6. Beri isi ayam ditengah adonan yang dipipihkan, tutup rapat ujung-ujungnya, taruh di atas kertas roti lakukan hingga adonan habis. tutup dengan lap bersih kembali selama 15 menit.
7. Kukus Selama 15 menit di kukusan yang sudah beruap banyak. Angkat, sajikan.





Senin, 17 Februari 2014

Bakpao Labu Kuning

Sebenernya dah lama resep ini ada di bookmarks list-ku, tapi banyak sekali halangannya. Alhamdulillah terlaksana juga bikin bakpao labu kuning ini tadi pagi, sekalian  buat sarapan Una, kalau Ruby dan suamiku sih dah berangkat pagi banget sebelum bakpaonya selesai kubuat. Jadi baru tadi siang sepulang sekolah, Ruby ngerasain bakpaonya. Gak tau doyan atau lapar, dia makan bakpao sampai 3 buah  lo...katanya sambil mulutnya masih ngunyah "Ma, enak bakpao-nya, besok bawain buat bekal skolah ya..". Senyumku langsung mengembang lebar hehehehe...


Walaupun ini baru pertama kalinya bikin bakpao, tapi aku gak merasa kesulitan sama sekali, karena proses pembuatannya sama  dengan roti, bahkan menurutku lebih cepet, soalnya waktu proofing pertama hanya memakan waktu cuma 15 menit, begitupun juga waktu proofing ke dua. Waktu mengukusnya-pun gak lama lo, cuma 7 menit bakpao menul-menul nan empuk sudah bisa kita nikmati. Apalagi dengan bahan dasarnya yaitu labu kuning, yang memberikan warna kuning  alami yang cantik juga manfaat baik untuk kesehatan badan kita.

Di resep asli isiannya menggunakan tumisan daging, tapi karena malas dan biar praktis, kuberi isian meises dan keju. Tapi nanti kalau bikin lagi pingin ah pake isian tumisan daging atau ayam, pasti makin ennakk.


Bikin bakpao sendiri yuuuk, ini dia resepnya,..

Bakpao labu kuning
source: sajian sedap

Bahan-bahan:
300 gr tepung terigu protein rendah (aku pake kunci biru)
100 gr labu kuning, kukus, haluskan
1 1/2 sdt ragi instan
1/2 sdt baking powder
40 gr gula pasir yg butirannya kecil/gula halus
125 ml air es
20 gr mentega putih/shortening---->pakai mentega/margarin jg bisa
1/2 sdt garam

Bahan isian (sesuai selera):
meises
keju parut

Untuk alas:
Kertas roti digunting kotak-kotak kecil

Cara Pembuatan:
1. Campur di wadah tepung terigu, gula, ragi dan baking powder, aduk rata.
2. Masukkan labu kuning halus dan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis.
3. Masukkan mentega putih dan garam, uleni kembali hingga kalis elastis.
4. Taruh diwadah, tutup dengan serbet/kain bersihselama 15 menit.
5. Keluarkan dari wadah, lalu kempiskan dan bagi adonan sesuai selera.
6. Pipihkan adonan beri isian, lalu bentuk bulat pipih, taruh diatas kertas roti.
7. Tata di loyang, tutupi dengan kain, diamkan kembali selama 15 menit.
8. Kukus selama 7 menit hingga matang.

Selasa, 07 Januari 2014

Panda Bread (Roti Panda) dengan custard paste

Maunya sih bikin roti dengan motif panda, tapiiiii aku gak puas sama penampakannya yang kurang mirip panda, malah temen fb-ku bilang kayak kupu-kupu hihihi....lumayanlah daripada gak mirip apa-apa. Aku terinspirasi untuk buat roti dengan motif panda ini setelah melihat blog-nya mbak  Alice. Dia sendiri kurang puas dengan rotinya yang menurut dia lebih  mirip rubah daripada panda hehehe....Memang harus banyak latihan biar hasilnya bisa seperti punya creator-nya di sini.



Untuk resepnya walaupun sama-sama menggunakan custard paste method, tapi aku gak pakai resep aslinya, aku pakai resepnya Vivian Pang.


Kayaknya warna coklatnya kurang gelap, jadinya hasilnya pucat. Next kalau bikin lagi pasti coklat paste-nya (dari coklat bubuk yang dicampur air hangat) agak dibanyakin biar lebih bagus. Tapi yah lumayan menurutku untuk pengalaman pertama (edisi menghibur diri hihihi...). Hasil rotinya lembut, alhamdulilah anak-anak tetap suka walaupun pandanya agak abstrak:)


Ini dia resepnya dengan step-step pembuatannya.

Panda Bread

Bahan Custard paste:
1 kuning telur
10 gr gula
15 gr tepung terigu prot tinggi ( aku pake cakra kembar)
65 ml susu cair

Bahan Roti
250 gr terigu prot tinggi
30 gr gula
1 sdt ragi instan
1/2 sdt garam
100 ml air
25 gr margarin/butter

Cara pembuatan:
1. Custard paste:  campur semua bahan hingga rata di dalam panci kecil, lalu panaskan dengan api kecil aduk-aduk terus hingga kental seperti pasta, angkat, dinginkan.
2. Masukkan ke dalam wadah tepung  terigu, gula, ragi instan, aduk rata.
3. Masukkan custard paste, lalu tuang air sedikit demi sedikit, sambil diuleni. Hentikan pemberian air jika adonan sudah terasa kalis.
4. Masukkan garam dan margarin, uleni kembali hingga kalis elastis.
5. Bagi adonan jadi 2, satu bagian dari adonan yang dibagi 2 tadi bagi lagi menjadi 1/4 dan 3/4 adonan. Jadi ada 3 adonan.
6. 1 adonan diberi pasta pandan, yang 3/4 dibiarkan tanpa pewarna, sedangkan yang 1/4 adonan beri pasta coklat atau 1 sdm coklat bubuk +1/2 sdm air hangat. simpan diwadah terpisah yang ditutup serbet bersih selama 45-1 jam.
7. kempiskan adonan lalu bentuk seperti di bawah ini


8. Taruh di loyang loaf yang sudah di oles margarin, tutup dengan serbet  bersih lalu diamkan selama 45-1 jam.
9. Beri olesan kuning telur atau susu cair di permukaan roti.
10. Panggang selama 15-20 menit dengan suhu 190-200'C hingga matang.




Senin, 02 Desember 2013

Pumpkin Bread a.k.a Roti Labu Kuning

Ternyata selain  rasanya yang enak, labu kuning juga sangat bermanfaat bagi kesehatan kita, karena mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita, bisa baca di sini selengkapnya. Karena itulah, membuat makanan dengan bahan yang satu ini selain pasti lezat, juga bermanfaat. Jadi kemarin saat liat ada  resep roti labu kuning waktu main di blog-nya Vivian Pang, langsung deh tertarik mencoba.


Bahan-bahannya simpel banget bahkan sampai hafal diluar kepala, silahkan deh dicoba, pasti makin disayang deh ma pasangan ato anak-anak kita.

Pumpkin Bread
source: Vivian Pang's Kitchen

Bahan-bahan:
150 labu kuning( tanpa kulit dan sudah dilembutkan)
1 butir telur
80 ml air
2 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
200 gr terigu cakra kembar
100 gr terigu segitiga biru
1sdt ragi instant
20 gr margarin/butter

Bahan olesan:
1 buah kuning telur/ susu cair sckpnya

Cara membuatnya:


1. Kukus labu kuning, lalu kerok dagingnya. biarkan dingin sisihkan.
2. Campur terigu, ragi, gula, aduk rata. Masukkkan telur dan labu. Masukkan air sedikit demi sedikit  sambil di uleni, hentikan pemberian air jika sudah kalis.
3. Masukkan margarin dan garam, uleni di meja datar yang di taburi terigu tipis saja, banting-banting sampai kalis elastis, seperti di gambar.
4. masukkan kewadah lalu di tutup serbet bersih, diamkan selama kurleb 1 jam.



5. Setelah 1 jam, keluarkan adonan, lalu tinju agar udara keluar, uleni lagi sebentar,biar mulus kmbali.
6. Untuk menghasilkan 1 loyang loaf dan 1 loyang brownies,aku bagi adonan 16.(silahkan bagi adonan sesuai keinginan)
7. Pipihkan lalu gulung setiap adonan, masukkan ke dalam loyang yang sudah di olesi margarin. Tutup dengan sebet lalu diamkan lagi selama 45-1jam.
8. Olesi kuning telur.
9. Masukkan loyang di oven yang sudah di panaskan sebelumnya. Panggang selama 15-20 menit dengan suhu 190 drajat celcius, sampai permukaan roti kecoklatan. Angkat



Jumat, 29 November 2013

Homade Roti Mariyam a.k.a Prata a.k.a Canai

Aku kenal roti mariyam ini sejak masih kecil di kampung halamanku di Banyuwangi. Biasanya aku makan tanpa topping atau cocolan apapun, paling di tabur gula pasir aja dah ennak banget. Di batam aku kenal roti ini dengan sebutan roti Prata.

Waktu liburan ke rumah mama dan papa di Banyuwangi beberapa bulan yang lalu sama anak-anakku, senang rasanya bisa ngerasain roti ini lagi. Karena aku kurang suka versi roti mariyam di batam yang super tipis dan agak tawar, karena memang dicocol ke kuah kari yang sudah kaya rasa.

waktu itu, mama hampir tiap minggu beli roti mariyam frozen ke temannya yang memang khusus jual makanan-makanan frozen, karena memang aku, papa dan ternyata anak-anakku juga pada doyan ma roti ini. Biasanya kita makan untuk sarapan, tapi buat camilan sore hari juga sering. Tinggal panaskan  di microwave selama 1 stengah menit, roti mariyam yang lezat langsung bisa dinikmati.

Tapi lama-lama aku penasaran juga gimana sih cara buatnya. Mama juga mendukung, soalnya kayaknya mama mulai males harus ke rumah temannya yang jauh banget dari rumah hanya untuk beli roti ini, dan sepertinya asik juga kalau makan roti mariyam buatan sendiri. Mulailah aku bertapa di depan laptop cari resep yang ok dengan bantuan mbah gugel. Dapatlah aku sebuah resep yang sudah kupraktekkan dua kali. Tapi hasilnya masih kurang memuaskan, ga seperti roti mariyam frozen yang kita sering beli. Papa bilang kurang asin, tampilannya juga kurang cantik. Hmmmmm......makin besar deh rasa penasaranku untuk menaklukkan roti tanpa ragi ini.

Sampai akhirnya aku balik ke batam, belum juga aku bisa bikin roti mariyam yang ok. Tapi aku ga menyerah, sampai akhirnya berakhirlah pencarianku. Resep yang satu ini bener-bener sesuai dengan seleraku, dan juga mungkin papa walaupun ga bisa ikut nyicipin hihi... Kulit luarnya krispi, tapi moist didalam, asinnya juga paaaas banget. Anak-anakku seneng banget bisa ngerasain lagi roti mariyam seperti yang mereka sering makan waktu di Banyuwangi. Cukup taburi gula di atasnya, hangat-hangat dimakan hmmmmm.....lezato, bahkan menurutku lebih enak dibandingkan roti mariyam frozen yang di Banyuwangi, dan ternyata suamiku juga doyan setelah mencicipi, alhamdulillah........


Roti Mariyam
source:  blog bunda riyang

Bahan-bahan
  • 1 kg tepung terigu (aku pakai cakra kembar)
  • 2 butir telur utuh
  • 2 kuning telur
  • 4 sdm susu bubuk
  • 1 1/2 sdm garam
  • 175 cc minyak goreng
  • 450 cc air hangat
Cara Membuat

1. Siapkan wadah, masukkan air, minyak goreng dan telur aduk dengan garpu. Masukkan bahan kering uleni sampai kalis.  Diamkan adonan minimal 1 jam sambil ditutup plastik wrapping . Adonan dibagi 22 masing – masing dioles minyak or mentega cair. Diamkan lagi lebih kurang 15 menit .

2.Tipiskan di meja yang diolesi minyak, aku menipiskan pakai tangan aja, sampai tipis sekali kayak martabak yang dijual abang abang itu lo, jadi kalo diangkat agak transparan bolong bolong dikit nggak apa-apa :roll: .

3. Olesi dengan 1 sdm margarin leleh, gulung seperti mewiru kain or bikin kipas dari kertas, buletkan dua sisi seperti obat nyamuk sambil ditarik, tumpuk dua sisi buletan tadi. Bikin smua sampai selesai dulu, baru digoreng satu satu. Diatas teflon yang dioles margarin sambil adonan digepengkan 1/2 cm.



Senin, 25 November 2013

Roti sobek jumbo dan Roti gulung isi abon

Setelah cukup menguasai cara pembuatan roti, dengan hasil yang cukup memuaskan...menurutku dan keluargaku....hehehe.... Sekarang membuat roti sudah menjadi kegiatan yang rutin kulakukan, hampir 2-3 kali dalam seminggu, secara aku dan keluargaku adalah pemakan roti yang aktif hehehe......

Sebenarnya kunci dari suksesnya roti yang kita hasilkan adalah proses pengulenan adonan hingga KALIS ELASTIS. Memang jika tidak menggunakan mixer heavy duty, membuat adonan untuk menjadi kalis elastis tidaklah mudah, tapi bukannya tidak bisa. Contohnya aku, aku hanya menggunakan hand mixer biasa,dengan mata yang spiral, itupun hanya bisa dengan kecepatan paling rendah karena mesinnya akan cepat panas, setelahnya aku uleni dan banting-banting dengan tangan di meja sampai adonan terasa lebih lembut dan seratnya memanjang, dan saat kita bisa rentangkan adonannya sampai benar-benar transparan tanpa robek, itulah yang disebut kalis elastis. Roti yang dihasilkan dijamin empuk dan tidak bantat.




Roti ini kubuat dengan menggunakan resep roti dengan water roux, yang sebelumnya sudah ku posting di sini, hanya saja aku malas membentuk adonan rotinya, jadi ku bentuklah jadi roti sobek jumbo, yang kuisi dengan meises dan keju, juga roti gulung isi abon yang permukaannya ku taburi daun bawang dan sosis yang ku potong-potong kecil..hmmm lumayan menghemat waktu kan? karena ga gampang harus membentuk-bentuk adonan roti dengan banyak gangguan dari dua krucilku yang aktif banget hihi....



Minggu, 24 November 2013

Caterpillar bread,and meat flosh buns with water roux method

Setelah bisa bikin beberapa jenis kue, bikin roti adalah projek impianku selanjutnya. Aku dan suamiku, termasuk dua anakku suka banget makan roti, untuk sarapan, bekal sekolah atau kerja, juga untuk sekedar jadi camilan.

Dimulailah pencarianku untuk mendapatkan resep roti andalan. Dari banyak blog yang kubaca, banyak dari mereka yang menggunakan resep roti dengan menggunakan metode water roux yang bertujuan agar rotinya bisa empuk dan lembut tanpa penggunaan bahan kimia seperti bread improver dan bread emulsifier. Daaaan...jatuhlah pilihanku pada resep roti di blog-nya mbak Hesti yang wuokey bangettt. Ini dia resepnya:



Water roux:
50 gr terigu cakra kembar (protein tinggi)
250 ml air
campur terigu dan air di panci kecil sampai rata panaskan diatas kompor dg api kecil sambil trs diaduk hingga agak mengental menjadi pasta, lgsung matikan api, dinginkan.

bahan-bahan:                                                     
400 gr terigu cakra kembar                                    
200 gr terigu segitiga (protein sedang)                     
100gr gula
2 sdm susu bubuk full cream                                  
1 telur utuh                                                            
1 kuning telur                                                        
10 gr ragi instan                                                     
200 gr water roux                                                  
175-200 ml air hangat                                           
75 gr margarin                                                         
1 sdt garam

Topping
sausage caterpillar: sosis, paprika hijau cincang, keju quick melted,saos tomat, mayonaise
flosh bun: mayonaise,susu kental manis, abon
choco caterpillar: meises (isian),choco chip (unt mata)

Cara Pembuatan
  • campur terigu cakra, terigu segitiga, gula, susu bubuk, ragi instan, aduk rata
  • masukkan water roux, telur utuh dan kuning telur.
  • aduk rata ( Aku pakai hand mixer yg pengaduknya spiral dg kecepatan plg rendah biar mixernya g cpt panas) sambil di tuang air sedikit demi sedikit sampai di rasa adonannya sudah kalis, hentikan pemberian air.
  • masukkan garam dan margarin, aduk rata hingga kalis elastis (aku mixer lagi sekitar 10-15 menit, lalu pindahkan ke meja dan dibanting-banting sampai adonannya terasa halus dan seratnya melar ato memanjang, lalu pada saat dicoba di rentangkan adonannya bisa sampai transparan, inilah yang dinamakan kalis elastis)
  • diamkan adonan di dalam wadah yang di tutup permukaannya dengan cling wrap ato serbet bersih, selama 45-60 menit, sampai mengembang 2 kali lipat.
  • uleni lagi adonan sebentar saja untuk mengeluarkan udara dan agar permukaannya mulus kembali.
  • bentuk sesuai keinginan.( bentuk catterpillar bread yang sosis kudapat dari blog mbak Ricke, kalau caterpillar bread yang bentuknya kayak ulil kudapat dari blog mbak Endang)
  • diamkan kembali sekitar 45 menit.
  • oles dengan kuning telur
  • panggang selama 15 menit dengan suhu 190 derajat celcius, sampai matang.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...